Jakarta (ANTARA News) - Perangkat di dalam dua kotak yang nyaris tak bisa terhancurkan di dalam pesawat Malaysia Airlines MH370 merekam informasi penting yang akan membantu para penyelidik merekonstruksi apa yang telah terjadi dengan pesawat tersebut.

Perekam data penerbangan dan suara kokpit mempunyai suar (beacon) yang mengirimkan ping yang berguna bagi para pencari dalam melacak kembali puing utama MH370, namun baterainya akan habis dalam dua pekan ke depan.

Citra-citra satelit menunjukkan puing-puing terapung di selatan Samudera Hindia, namun para awak pencari belum memastikan apakah itu berasal dari pesawat hilang tersebut.

Jika citra-citra bisa dibuktikan secara fisik, maka para pencari akan menghitung di mana bagian terbesar pesawat tergeletak di dasar samudera, lalu menyelami area ini untuk memulai mendengarkan ping-ping dari kotak hitam pesawat tersebut.

Jingga
Umum disebut kotak hitam, tapi perekam data penerbangan dan suara kokpit ini sebenarnya berwarna jingga atau oranye. Tujuannya agar lebih mudah dilihat.

Perekam data mendata performa pesawat dan indikator lainnya seperti kecepatan, ketinggian dan arah. Seluruhnya, kotak hitam bisa menyimpan 1.000 indikator data berbeda-beda sehingga menjadi sumber informasi berlimpah untuk penyelidik.

Indikator atau pengukuran ini mencakup 25 jam data pesawat sebelum pesawat jatuh.